Kita hidup di dunia di mana gelar akademik dipandang sebagai tanda kehebatan intelektual. Kita sering memandang gelar akademik sebagai sesuatu yang sakral, seperti sebuah mahkota yang melekat abadi di kepala sang pemiliknya. Tapi mari kita renungkan, apakah gelar itu seharusnya abadi? Apakah gelar akademik itu tidak sebaiknya memiliki “masa berlaku”?
Continue readingSetelah Nonton Dokumenter Free Solo
(Discalimer: Film Free Solo bukanlah film islami.)
Menonton film dokumenter Free Solo adalah seperti menyaksikan sebuah pencarian hakikat, perjalanan jiwa seorang manusia yang menantang tebing El Capitan tanpa pengaman. Alex Honnold, dengan setiap langkahnya yang telanjang dari tali, mengingatkan kita akan keberanian yang mungkin jarang kita miliki; keberanian untuk memercayai Allah sepenuhnya ketika semua tali dunia terlepas.
Continue readingKarnaval Kelaparan dan Statistik Kematian
330 hari telah berlalu. Gaza Palestina masih berdarah, masih berteriak dalam sunyi, dan kita, di sini, hanya mampu melihat, mendengar, dan merasa tak berdaya. 35 ribu jiwa telah musnah, nyawa yang seharusnya hidup seperti kita, dibantai dalam ketidakadilan. Bayangkan, seluruh penduduk Sabang di Aceh tiba-tiba hilang, tak tersisa satu pun. Hampir 80 ribu orang terluka, seperti seluruh kota Sibolga, Sumatera Utara, jatuh tersungkur dalam derita yang tak terbayangkan.
Continue reading