Anda Hebat, Tetap Profesional Meski Kerja Terasa Banal

Terkungkung di Penjara

Ada hari ketika pekerjaan terasa seperti dejavu yang memuakkan.

Anda datang, duduk, membuka laptop, menjawab pesan, mengisi laporan, menghadiri rapat, mengejar target, lalu pulang dengan kepala penuh tetapi hati kosong. Besoknya sama lagi. Lusa sama lagi. Bulan berganti, tugas berganti sedikit, tetapi rasa jenuhnya tetap tinggal.

Tidak semua orang bekerja dalam kisah yang heroik.

Continue reading

Sekolah: Kebahagiaan di Atas Pencapaian

Berapa Nilai Bahagiamu?

Kita sering bertanya kepada murid, “Nilaimu berapa?”

Jarang sekali kita bertanya, “Hari ini kamu bahagia setelah belajar apa?”

Padahal dari dua pertanyaan itu, arah pendidikan bisa berubah. Pertanyaan pertama membuat anak melihat sekolah sebagai tempat mengumpulkan angka. Pertanyaan kedua membuat anak melihat sekolah sebagai tempat menemukan makna.

Continue reading

Kaum yang Lupa Rasanya Membaca Buku

Membaca Setiap Hari Tapi

Kita bukan kaum yang tidak membaca.

Kita membaca setiap hari. Membaca pesan WhatsApp. Membaca caption. Membaca komentar. Membaca status orang yang bahkan tidak kita kenal. Membaca judul berita, lalu merasa sudah tahu isi dunia.

Tapi itu bukan membaca yang membuat jiwa tumbuh. Itu hanya lewat di mata. Masuk sebentar, hilang lagi. Seperti angin yang numpang lewat di jendela rumah.

Kita membaca, tetapi tidak bertambah dalam.

Continue reading