Sekolah Seharusnya
Pagi hari.
Anak-anak berangkat sekolah dengan mata yang belum selesai bangun.
Tas di punggung terasa seperti karung batu. Di tangan ada bekal. Di kepala ada tugas. Di hati ada rasa malas yang tidak selalu berani mereka ucapkan.
Belum sampai gerbang, mereka sudah lelah.
Guru juga begitu.
Datang pagi. Pulang sore. Mengajar. Menilai. Mengisi laporan. Mengurus administrasi. Menghadapi murid. Menghadapi orang tua. Menghadapi sistem.
Lalu kita menyebutnya pendidikan.
Padahal kadang rasanya lebih mirip pabrik.
Continue reading