Garis Start Kehidupan
Hidup memang tidak dimulai dari garis yang sama.
Ada anak yang lahir dengan pintu dunia sudah terbuka. Orang tua lengkap. Rumah aman. Uang cukup. Sekolah bagus. Buku tersedia. Guru mudah dijangkau. Koneksi sudah menunggu.
Bahkan sebelum dia bisa berjalan, sebagian jalannya sudah diratakan.
Tapi ada juga anak yang lahir dalam keadaan minus.
Bukan nol.
Minus!
Dia lahir dekat dengan utang, teriakan, lapar, dan takut. Dia tidak punya ruang untuk gagal. Sebelum mencoba, dia sudah dihukum oleh keadaan. Orang lain belajar mengejar mimpi. Dia belajar bertahan hidup.
Lalu kita bertanya:
Apakah hidup tidak adil?
Dalam ukuran manusia, sering kali tampak begitu.
Continue reading