Daycare: Who Cares?
Ada anak kecil yang bangun terlalu pagi.
Matanya masih berat. Tangannya masih mencari selimut. Dia belum paham kenapa hari harus dimulai dengan cepat. Tapi ibunya sudah sibuk. Ayahnya sudah siap berangkat kerja. Tas kecil sudah diisi baju ganti, botol susu, popok, dan bekal.
Lalu anak itu dibawa keluar rumah.
Bukan ke taman.
Bukan ke rumah nenek.
Bukan ke masjid.
Ke daycare.
Mungkin tempatnya bersih. Mungkin pengasuhnya baik. Mungkin mainannya banyak. Mungkin tiap siang orang tua menerima foto anak sedang tersenyum. Lalu hati mereka sedikit tenang.
Tapi ada pertanyaan yang tidak ikut tenang.
Continue reading