Boikot Piala Dunia

Jadwal Ibadah Baru

Setiap musim Piala Dunia datang, sebagian laki-laki seperti mendapat jadwal ibadah baru. Mereka tahu jam kick-off. Mereka tahu siapa cedera. Mereka tahu susunan pemain. Mereka tahu negara mana harus menang agar tim jagoannya lolos.

Tetapi dia lupa jam Subuh.

Dia lupa tubuhnya sendiri.

Dia lupa bahwa anaknya menunggu diajak bicara, istrinya menunggu didengar, dan badannya menunggu digerakkan.

Lalu dia berkata, “Ini cuma hiburan.”

Continue reading

Ketika Guru Tidak Layak Digugu dan Ditiru

Ada Mata-Mata

Anak-anak datang ke kelas bukan hanya membawa tas.

Mereka membawa mata.

Mereka melihat cara guru bicara. Cara guru tertawa. Cara guru marah. Cara guru memakai ponsel. Cara guru berpakaian. Cara guru menjaga diri. Bahkan cara guru menghabiskan waktu luang.

Guru sering mengira tugasnya hanya menjelaskan pelajaran. Matematika. Bahasa. Agama. Sejarah. Lalu selesai.

Tidak.

Guru adalah pelajaran itu sendiri.

Continue reading