Kebangkitan Islam Dimulai dari Kasur

Karena Kasurnya

Ada umat yang kalah bukan karena musuhnya terlalu kuat. Mereka kalah karena kasurnya terlalu nyaman.

Tentu saja kasur bukan musuh. Tidur bukan dosa. Istirahat bukan aib. Allah sendiri berfirman dalam Al-Qur’an, “Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” Itu berarti tidur adalah nikmat. Tubuh punya hak. Mata punya batas. Tulang punya lelah.

Continue reading

Homo Saecularis vs Homo Islamicus

Pertarungan Homo

Ada istilah yang muncul seperti gurauan, tetapi menyimpan luka: secular trauma.

Istilah itu lahir sebagai bayangan dari istilah lain yang lebih sering terdengar: religious trauma. Sebagian orang merasa terluka oleh pengalaman buruk dengan lingkungan agama. Ada yang pernah melihat agama dipakai untuk menekan, mengontrol, atau mempermalukan. Itu ada. Tidak perlu ditutup-tutupi.

Tapi pertanyaannya: apakah hidup tanpa agama pasti membuat manusia sembuh?

Continue reading

Dewasa Bukan Versi Hidup Lebih Mahal

Harus Naik Kelas

Ada pasangan muda yang baru menikah, lalu tiba-tiba merasa hidupnya harus naik kelas.

Dulu cukup makan di rumah. Sekarang merasa harus makan di tempat yang instagrammable. Dulu cukup motor bebek. Sekarang merasa harus mencicil mobil karena teman seangkatan sudah punya. Dulu rumah kontrakan kecil terasa cukup. Sekarang terasa sempit setelah melihat ruang tamu orang lain di TikTok.

Padahal mungkin gajinya tidak berubah banyak. Yang berubah hanya standar malu.

Continue reading