Setelah Membaca Buku The War of Art

Buku The War of Art karya Steven Pressfield mengajak kita berdialog dengan diri sendiri. Bagaimana tidak? Setiap halaman seolah mencerminkan pertempuran yang ada di dalam diri kita. Sebagai ayah dan guru, saya merasa terhantam oleh pemikiran Pressfield tentang resistance — sebuah kekuatan yang menghalangi kita untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. Kekuatan kasat mata berupa ketakutan, rasa malas, keraguan diri, dan semua bentuk kebiasaan buruk yang menghalangi kita untuk melakukan apa yang benar-benar kita cintai. Sebagai seorang ayah dan guru, buku ini menjadi cermin bagi banyak ketakutan dan kelemahan yang tersembunyi dalam diri saya sendiri, serta dalam diri anak-anak dan murid-murid saya.

Continue reading

Luar Biasa Itu di Luar Kebiasaan

Ada banyak cara untuk menjadi luar biasa, tetapi langkah pertamanya sederhana: berhenti melakukan kebiasaan buruk. Sebuah kebenaran yang kita semua tahu, namun sering kali sulit diterapkan. Hal ini sederhana dalam teori, namun tidak selalu mudah dalam praktik. Kita tahu dan sangat sadar bahwa ada kebiasaan buruk yang harus segera dihentikan, namun sering kali kita terlalu lekat dengan zona nyaman yang justru menghambat pertumbuhan kita.

Continue reading

Nabi Yusuf & Media Sosial

Mari belajar dari kisah Nabi Yusuf yang bermimpi matahari, bulan, dan 11 bintang sujud kepadanya. Nabi Ya’qub, ayahnya, memintanya merahasiakan mimpi itu. Kenapa? Karena ada bahaya di balik kejujuran yang terlalu polos. Rasa iri, dengki, dan hasad bisa mengintai siapa saja, bahkan di antara saudara. Nabi Ya’qub tahu, ada hikmah dalam menjaga rahasia, ada keamanan dalam kebijakan. Namun, saudaranya tetap iri, merencanakan kejahatan meski mimpi itu disembunyikan.

Continue reading