A Tribute To My Beloved Wife (Semoga Romantis)

Perempuan dengan Luka dan Harapan

Aku menemukannya, perempuan yang sama patahnya denganku. Tubuh yang ringkih, jiwa yang bergetar, dan mata yang menyimpan rahasia yang terlalu kelam untuk diungkapkan. Kami adalah dua jiwa yang runtuh, tidak ada yang lebih tepat menggambarkan kami selain patahan demi patahan yang tercecer di sepanjang jalan. Dan, di persimpangan yang absurd itu, kami bertemu. Bukan untuk saling menyembuhkan, tetapi untuk saling menemani, berbagi luka yang tak pernah benar-benar sembuh.

Continue reading

Dewasa Itu Berani Sakit

Menjadi dewasa tidaklah datang dengan senyuman semata. Ada luka di sana, ada perih yang tersembunyi dalam setiap langkah. Banyak orang bilang dewasa itu sakit. Ya, mungkin ini pengalaman banyak orang. Tapi lihatlah, dalam sakit itu ada pelajaran yang mendalam. Salah berulang kali, jatuh di lubang yang sama, itu semua adalah bagian dari perjalanan kita sebagai manusia.

Continue reading

Derita Digital

Setiap hari saya sujud di depan layar. Smartphone ini, benda kecil di genggaman, lebih sering saya bawa daripada kitab suci. Lebih setia menemani daripada biji tasbih. Lebih sering saya genggam daripada tangan orang-orang yang saya cintai.

Continue reading