Daycare, Who Cares?
Ada anak kecil yang bangun terlalu pagi.
Matanya masih berat. Tangannya masih mencari selimut. Tapi hari tidak menunggu dia siap. Ibunya sudah menyiapkan baju. Ayahnya sudah mencari kunci motor. Tas kecil sudah penuh: botol susu, popok, baju ganti, bekal, tisu, dan rasa bersalah yang tidak kelihatan.
Lalu anak itu dibawa keluar rumah.
Bukan ke taman.
Bukan ke rumah nenek.
Bukan ke masjid.
Ke daycare.
Continue reading