Telat Mandiri Telat Dewasa

Well, that’s my reality. Tidak perlu terpuruk. Tidak juga usah menyalahkan orang lain. I know my faults. And I know I can fix it. Kertas yang sudah diremas-remas tidak akan kembali mulus. Tapi aku bisa menggantinya dengan kertas baru yang lain, meski tidak seindah kertas yang lalu. Semua ketololan dan kekonyolan di masa lalu adalah pelajaran milyaran di masa sekarang untuk menjadi “kaya” di masa depan. Think about it as a investments. No more shoulda, coulda, or woulda. Now it’s time to dive head first into a better future ocean. Bisamillah, insya Alloh bisa.

Salam Curhat Berkhasiat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *