Obral Nyawa Rakyat Indonesia Raya (Maybe Updating)

Jalanan berlubang. Lalu lintas kacau. Adab berkendara hilang. Lampu jalan minim. Banyak polisi tidur. Polusi udara. Hutan amblas. Limbah merusak tanah dan air. Rokok murah meriah. Khomr selalu tersedia. Narkoba tetap bisnis legit. Sembako mahal amat. Dokter adalah tukang suntik dan sales obat. Ke rumah sakit antri sampai besok dan ruwet. Malas olahraga. Banyak makanan sampah. Maksiat dan kedzoliman di mana-mana. Bencana alam katanya salahnya alam. Masih belum sadar kena prank covid-19 wuhan cino. Rakyat lapar. Harga terus naik. Kejahatan meningkat. Korupsi tidak dianggap pandemi. Ulama dipersekusi. FPI yang rajin bantu korban bencana alam malah dibubarin. Wakil rakyat kenyang dan tenang. Rakyat kecil sakit komplikasi: jiwa, fisik, dan finansial. Nikah dipersulit. Pacaran adalah budaya. Zina dipermudah. Bayi baru lahir kena jatah bayar hutang negara. Aborsi biasa-biasa aja. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang harus bayar untuk bisa hidup dan harus bayar lagi untuk bisa mati (beli liang lahat).

17 Agustus 1945 Indonesia merdeka. 1945 Agustus 17 Indonesia dijual ke swasta.

Salam Curhat Berkhasiat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *