Alergi Dalil

Sebenarnya hal yang aneh jika ada orang Islam gerah mendengar dalil dari Al-Quran dan As-Sunnah. Tapi mungkin ini karena mereka tidak suka dengan cara penyampaian dalil yang kurang elok. Dikit-dikit dalil. Salah dikit, kena dalil! Salah banyak apalagi! Si pembawa dalil seolah palu dan si pendosa pakunya. Jadi yang terjadi ialah pukul, pukul, dan pukul. Benarlah jika dikatakan bahwa metode lebih penting daripada konten. Memahami ilmu komunikasi dan psikologi manusia ilmu vital bagi para da’i. Karena Islam ini layaknya air zam-zam, semua orang pasti suka. Beda dengan kopi atau teh yang tidak semua orang suka.

Salam Curhat Berkhasiat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *