Adab, Biadab, Dan Peradaban

Ada dua kosakata menarik dalam sila ke dua Pancasila, yaitu adil dan beradab. Adil dan adab adalah istilah Islam. Coba cari istilah asli “adil” di ratusan bahasa nusantara. Insya Alloh tidak ketemu. Ini artinya kita baru mengenal adil dan adab setelah peradaban Islam masuk ke sini.

Tapi kali ini saya ingin fokus ke adab. Adab adalah aplikasi akhlak mulia. Tidak ada agama atau ideologi sepanjang jaman yang selengkap Islam. Islam memiliki adab ke kamar kecil sampai adab bernegara. Islam mengatur adab kepada Alloh, adab kepada diri sendiri, bahkan adab kepada hewan. Adab itu taat aturan. Orang yang tidak tahu aturan disebut biadab. Adab identik dengan adil, yaitu meletakkan sesuatu pada tempatnya. Adil tidak selalu sama rata.

Sesuatu pantas disebut peradaban hanya jika manusianya beradab. Peradaban adalah tentang manusia. Apalah artinya arsitekturnya indah, teknologi canggih, tapi tingkat bunuh dirinya tinggi. Dunia barat sangat keren di berbagai aspek, tapi di saat yang sama bobrok di banyak hal. Tidak seharusnya kita silau dengan peradaban yang tidak ada bedanya penampilan antara wanita terhormat dengan pelacur, sama-sama mengumbar aurot. Tapi kita akan terbius jika kita tidak tahu peradaban tinggi yang pernah ada di dunia Islam. Bukan berarti kita terjebak dengan nostalgia masa lalu. Tapi belajar dari sejarah adalah sifat orang cerdas. Bukankah ada istilah JAS MEWAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah dan dakwah?

Salam Curhat Berkhasiat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *